Berkunjung ke Rumah Tjong A Fie

Rumah Tjong A Fie

Success and glory consists not in what I have gotten but in what I have given
(Tjong A Fie)

Dalam suatu kunjungan singkat ke Kota Medan, saya berkesempatan mengunjungi Rumah Tjong A Fie (Tjong A Fie Mansion) yang terletak di Jalan Ahmad Yani No. 97-99, Medan. Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp. 35.000 saya dan teman-teman saya Mitha, Ahmad dan Yayi langsung ditemani oleh seorang guide yang memandu kami menjelajah Rumah Tjong A Fie.

Begitu pertama kali memasuki Rumah Tjong A Fie, saya langsung disambut suasana mistis khas bangunan tua. Ditambah lagi saya datang di sore hari sehingga ruangannya temaram dan agak minim cahaya lampu maupun sinar matahari. Ada kejadian lucu. Ketika baru memasuki pintu pertama, kami harus melewati semacam gundukan. Mbak guidenya kemudian berkata “konon katanya, kalau yang masih single tidak boleh menginjak gundukan di setiap pintu, nanti susah jodohnya”. Entah benar atau tidak, tapi si mbak sukses membuat kami berhati-hati agar tidak menginjak gundukan selama kami mengitari rumah Tjong A Fie tersebut 🙂

Rumah Tjong A Fie 2

Kamu yang bukan orang Medan, mungkin tidak begitu tahu siapa itu Tjong A Fie. Tapi buat orang Medan, Tjong A Fie adalah seorang legenda besar yang dihormati. Tjong A Fie adalah seorang pengusaha besar, bankir sukses dan kapitan yang ternama di Sumatera. Kerajaan bisnisnya meliputi perkebunan, pabrik minyak kelapa sawit, pabrik gula, bank dan perusahaan kereta api.

Meski menjadi seorang pengusaha besar, Tjong A Fie sangat dermawan dan sangat dekat dengan masyarakat pribumi dan sangat berjasa dalam membangun Kota Medan. Itulah sebabnya hingga saat ini Tjong A Fie masih dikenang namanya oleh masyarakat Medan.

Rumah Tjong A Fie 3

Rumah Tjong A Fie memiliki luas 6000 m2 dengan arsitektur perpaduan Cina kuno dan gaya Eropa dan Melayu. Rumah Tjong A Fie didominasi dengan kayu yang masih terawat hingga sekarang. Saya sangat mengapresiasi keluarga Tjong A Fie yang masih merawat rumah ini dengan baik sehingga cerita tentang Tjong A Fie masih tetap dapat dinikmati hingga sekarang.

Rumah Tjong A Fie memiliki 3 ruang tamu berukuran besar. Yaitu ruang tamu utama, ruang tamu untuk menyambut Sultan Deli dan ruang tamu untuk masyarakat pribumi. Ada lagi satu ruangan besar di lantai 2 semacam ballroom yang digunakan Tjong A fie untuk mengadakan pesta. Sebagian area Rumah Tjong A Fie masih dihuni oleh keturunannya sehingga tidak semua ruangan di Rumah Tjong A Fie dapat saya masuki. Tangga di Rumah Tjong A Fie sangat unik. Tangga dibagi menjadi dua. Ada yang diperuntukkan untuk tangga turun dan ada juga yang khusus untuk tangga naik. Toilet atau kamar mandi letaknya terpisah di bagian lain rumah.

Rumah Tjong A Fie 4

Rumah Tjong A Fie 5

Yang menarik lagi dari Rumah Tjong A Fie ini adalah perabotan di setiap ruangan masih asli seperti dulu. Contohnya nih, di kamar tidur Tjong A Fie saya menemukan timbangan dan vacuum cleaner jadul selain koleksi buku-buku yang berbahasa Belanda. Lain lagi di ruang makan. Di ruang makan piring, sendok dan peralatan makannya juga masih asli dan tidak boleh disentuh. Belum lagi koleksi lukisan Tjong A Fie.

Oh iya ngomong-ngomong soal ruang makan, di ruang makan ini ada sebuah ruangan yang katanya angker. Bahkan si mbak guide menyarankan kita untuk tidak mengambil foto yang mengarah ke ruangan tersebut. Tapi waktu ditanya kenapa dia engga mau jawab. Karena anaknya penakut akhirnya saya mengikuti saran si mbak. Di Rumah Tjong A Fie ini memang ada beberapa spot yang tidak boleh difoto. Makanya kalau kamu kesini saya anjurkan ditemani guide.

Rumah Tjong A Fie 6

FullSizeRender(5)

Bagian favorit saya di Rumah Tjong A Fie ini adalah jendelanya yang super cantik. Jendela kuno yang didominasi warna hijau ini sangat instagramable. Saya juga sangat suka dan terkagum-kagum dengan surat wasiat Tjong A Fie yang tertempel di dinding. Surat wasiat itu berisikan pesan Tjong A Fie yang salah satunya adalah pesan agar memberikan sedekah/santunan kepada yang berkepentingan tanpa membedakan golongan bangsa yang oleh karena cacat badan, buta, sakit panjang atau penyakit-penyakit lain dan tidak mampu menghidupi dirinya sendiri. Mulia sekali ya.

Rumah Tjong A Fie 7

Mengunjungi Rumah Tjong A Fie seperti bertamasya ke masa lalu di kehidupan seorang pengusaha yang kaya raya yang sangat mengasihi sesamanya. Suatu hal yang nampaknya sudah mulai langka di kehidupan sekarang. Saya merekomendasikan Rumah Tjong A Fie sebagai destinasi kalau kamu berkunjung ke Medan.

Itulah sedikit cerita saya waktu berkunjung ke Rumah Tjong A Fie. Kamu pernah berkunjung ke Rumah Tjong A Fie? Share ceritamu dong 🙂

 

Advertisements

5 thoughts on “Berkunjung ke Rumah Tjong A Fie

  1. Unieeeeyyy,

    Kamu keren banget si jalan-jalannya tambah jauuhhhh. Btw gw iseng google rumahnya tambahin keyword yang serem2 tapi gagal dapet detailnya kecewa 😦

    Like

  2. Kakk unieyyy,,,
    Pengeenn kesanaa.. Sendirian tapi..
    Lalu baca termasuk tempat angker di medan.. Hahaha.. Selama jalan meluk2 mbaknya kali yaa

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s