• Mie Aceh Ujoeng Rimba
    Jl. Condet Raya
    Telp : 0812 8284 7720

    Buat Kamu yang kebetulan berada di daerah Condet dan pencinta masakan Aceh, Kamu bisa mencicipi makanan di Restoran Mie Aceh Ujoeng Rimba yang terletak di Jalan Condet Raya ini. Menu makanan Aceh yang bervariasi seperti Mie goreng Aceh spesial, Mie Kepiting hingga ke Roti Cane ada disini. Sewaktu saya dan teman saya, Feedaatje dan Mas Teguh Sudarisman, mampir ke restoran ini, kami memesan Mie Goreng Aceh, Es Teh Tarik, Kopi Saring dan Roti Cane Susu. Mie Goreng Acehnya sedikit pedas dan kaya dengan rasa bumbunya. Mie Aceh di Restoran Ujoeng Rimba ini tidak basah seperti Mie Aceh yang beberapa kali saya coba di tempat lain. Bagi para pembenci bawang seperti saya, pasti akan gembira melihat topping mie-nya yang bukan berupa bawang merah mentah yang baunya aduhai, melainkan emping dan timun. Yay!

    Kalau kebetulan sedang tidak ingin makan makanan berat, Kamu bisa memesan Roti Cane Susu ditemani Kopi Saring. Duo menu ini sangat Saya rekomendasikan. Kami bertiga yang sudah kekenyangan tidak kuasa menolak Roti Cane Susu yang rasa manisnya pas dan yummy ini. Oh iya, kalau kebetulan memesan kopi saring, jangan lupa menengok cara pembuatannya. Unik lho.

    Restoran Mie Aceh Ujoeng Rimba ini berasal dari Aceh Pidie. Sebelum pindah ke Condet, dulu restoran ini berlokasi di belakang Stasiun Kalibata. Tempatnya yang strategis di pinggir jalan mudah ditemui, apalagi dengan catnya yang berwarna hijau terang. Jangan kuatir soal harga. Harga makanan disini cukup terjangkau, dengan kisaran harga dari Rp. 3.000 hingga Rp. 20.000.

    Asik kan…..yuk mampir!

  • Alangkah enaknya minum teh hangat di kala sore sembari santai sambil membaca buku ditemani kudapan hangat. Rasa dauh teh yang khas langsung serasa menentramkan hati. Namun, tahukah kamu bagaimana cara membuat teh?

    Dalam perjalanan saya ke Taman Nasional Gunung Halimun tahun lalu, saya berkesempatan melihat secara langsung proses pengolahan pucuk daun teh menjadi teh yang biasa kita minum di Pabrik Teh Sinar Mas.

    Pucuk daun teh yang telah dipetik dibawa dengan truk ke pabrik teh untuk ditimbang sesuai dengan kapasitas pucuk daun teh pada hari itu. Setelah ditimbang, maka dilakukan proses pelayuan daun, yaitu dengan cara kimiawi dan juga dengan dikipas selama 10-12 jam dan setiap 6 jam dibalik agar merata. Daun teh yang telah layu ditandai dengan menurunnya kadar air hingga menjadi 70 %.

    Setelah daun layu, baru dilakukan proses penggilingan. Namun sebelumnya, dipisahkan dahulu antara pucuk yang muda dan tua dan ditimbang hingga mendapatkan pucuk yang paling bagus. Cara membedakan pucuk daun teh yang bagus adalah biasanya beratnya sekitar 60 gram. Dibawah 60 gram biasanya masih dipilih pucuk yang masih bagus dan pucuk yang jelek biasanya dibuang saja. Daun teh yang sudah digiling kemudian di fermentasi agar zat-zat di dalam daun teh bereaksi dengan udara selama 1,5 jam dan mengalami proses perubahan warna.

    Proses selanjutnya adalah proses pengeringan. Daun teh dikeringkan pada suhu 100-130° Celcius. Proses pengeringan dilakukan pada sebuah alat yang bernama Fluid Ban Dryer (FBD). Setelah itu dilakukan proses penyortiran dengan alat Fiber Extractor yang dapat menarik dauh teh dan dibagi berdasarkan kelasnya dari berat jenisnya. Setelah semua proses selesai barulah teh yang sudah jadi di pack dan dikirim untuk dibuat teh celup atau langsung dipasarkan.

    Menarik bukan?

    Baca Juga : Curug Cimacan

  • Pintu masuk pulau penjara dengan segudang pesona.

    Siapa yang menduga bahwa kota kecil di Jawa Tengah ini menyimpan banyak keindahan wisata. Kota yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia ini adalah salah satu tempat tujuan wisata, khususnya wisata sejarah, yang layak untuk dikunjungi.

    Wisata Pantai

    Cilacap memiliki beberapa pantai yang menjadi obyek wisata. Salah satu pantai yang ramai dikunjungi wisatawan maupun penduduk setempat adalah Pantai Teluk Penyu. Di pantai ini kita bisa melakukan aktivitas bahari seperti bermain Banana Boat, bermain air atau hanya sekedar jalan-jalan di sepanjang tepi pantai. dipergunakan Jika kita hanya ingin duduk-duduk santai sambil memandangi lautan luas dengan pemandangan beberapa kapal tanker yang sedang merapat, tersedia warung-warung tempat bersantai dan minum air kelapa muda yang banyak tersebar di sepanjang pantai.

    Untuk mengisi perut setelah bermain-main di pantai, terdapat restoran-restoran sea food yang menyajikan masakan hasil laut yang mak nyusss, seperti ikan bakar, cumi-cumi asam manis, dan lain-lain. Jika kita ingin membeli oleh-oleh untuk teman-teman, di sepanjang pantai tersedia kios-kios/warung yang menjajakan ikan asin kering dan basah yang siap langsung dimasak serta aneka souvenir kerajinan kerang.

    Benteng Pendem

    Tidak jauh dari tempat wisata pantai Teluk Penyu, ada tempat wisata sejarah yaitu Benteng Pendem. Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp2.500, kita bisa menikmati bangunan bekas markas Belanda seluas sekitar 6 hektar. Benteng Pendem yang dalam Bahasa Belanda disebut Kusbatterij Op De Lantong Te Tjilatjap ini terdiri dari bangunan-bangunan yang terpisah seperti barak prajurit, klinik, penjara, ruang Jenderal Belanda serta ruang amunisi. Konon, di benteng ini terdapat terowongan yang menembus ke laut sebagai sarana melarikan diri.

     

    Pulau Nusa Kambangan

    Pulau Nusa Kambangan atau yang lebih dikenal dengan pulau penjara adalah salah satu obyek wisata yang dapat kita kunjungi di Cilacap. Dengan menyeberang menggunakan kapal feri atau kapal nelayan selama sekita 10 menit kita akan langsung disuguhi keindahan pantai Pulau Nusa Kambangan. Berjalan menembus pepohonan di Pulau Nusa Kambangan dengan jalanan setapak dan medan yang naik turun serta udara yang masih segar menimbulkan sensasi tersendiri. Di pulau ini kita juga dapat menemukan bekas benteng pertahanan Belanda. Walaupun terkesan angker, tetapi kemegahan benteng ini masih dapat terlihat dengan beberapa bagian khas dari benteng, seperti ruang senjata, ruang penyiksaan, ataupun ruang penjara, bahkan meriam peninggalan penjajahan juga masih utuh.

    Pantai di Pulau Nusa Kambangan tidak kalah dengan pantai di Cilacap. Pantainya cantik dan berpasir putih dengan pemandangan langsung ke laut luas. Tapi jika ingin berenang atau bermain air kita harus hati-hati karena ombaknya besar. Di Pulau Nusa Kambangan ini banyak dijajakan batu hasil kerajinan narapidana di LP Nusa Kambangan yang menarik untuk dijadikan buah tangan.

    Oleh-oleh

    Cilacap adalah daerah pantai. Tak heran kalau oleh-oleh khas Cilacap berbahan baku hasil laut. Kita dapat membeli oleh-oleh seperti ikan asin, kerupuk ikan atau keripik sukun di Jalan Bakung. Disini terdapat beberapa toko yang menjual makanan khas asli Cilacap dengan harga terjangkau.

    How To Get There

    Cilacap bisa dijangkau dengan beberapa cara. Bisa menggunakan kereta api ataupun Bis. Bahkan dari beberapa tempat seperti Jakarta, tersedia mobil travel yang mengantarkan kita langsung sampai di tempat tujuan.

    Tips

    Kalau ingin mengunjungi Cilacap, sebaiknya kita mempersiapkan pakaian yang mudah menyerap keringat karena Cilacap udaranya panas menyengat. Jalan-jalan di dalam kota Cilacap juga dapat dilakukan karena ada kilang minyak Pertamina, pabrik semen Holcim dan aktivitas penduduk sekitar yang dapat kita lihat. Becak dan angkutan kota bisa menjadi alat transportasi kita selama berada di Cilacap.