Antara Perempuan Black Hmong dan 8 Kilometer

Alkisah di suatu pagi yang berkabut tebal dan disertai hujan ringan, keluarlah 5 orang perempuan Indonesia disertai guide lokal dari tempat menginap mereka selama di Sa Pa, Sapa Unique Hotel. Hari itu mereka akan melakukan trekking sejauh 8 kilometer mengunjungi Lao Cai Village. Tidak lama berjalan, kelima perempuan itu tersadar kalau mereka diikuti oleh lima orang perempuan Black Hmong yang juga merupakan warga Lao Cai Village.

Para perempuan Black Hmong itu memakai baju khas mereka yang berwarna hitam. Dua diantaranya memakai ikat kepala dari kain berwarna pink cerah. Mereka membawa keranjang yang diikatkan di punggung. Dengan sepatu bots yang biasa dipakai para pekerja itu, langkah mereka lebih mantap menerjang jalanan yang becek dan berbatu dibandingkan 5 perempuan Indonesia yang jarang olahraga dan cuma lihai jalan keliling mal saja itu.

Hmong 1

Kelima perempuan Black Hmong tanpa terlihat terengah-engah berjalan bergerombol di belakang sambil mengobrol seru dalam bahasa daerah mereka. Sesekali salah satu diantara mereka mengiringi saya sambil terbata-bata bertanya dalam Bahasa Inggris  : “nama kamu siapa?, asalnya darimana?”. Ketika dijawab dan diajak ngobrol lebih lanjut, mereka cuma senyum-senyum dan mengangguk. Entah mereka mengerti atau tidak. Karena kendala bahasa tersebut, masing-masing kelompok dari dunia yang sangat berbeda itu hanya mengobrol sendiri-sendiri.

Menurut penjelasan dari om Wikipedia, Hmong adalah etnis asli masyarakat yang tinggal di pegunungan di Vietnam. Ada 2 tipe etnis Hmong yaitu Black dan Flower. Perbedaannya bisa dilihat dari pakaian yang mereka kenakan. Nah, bicara tentang perempuan Black Hmong, sama seperti perempuan pada umumnya bertugas untuk merawat anak, memasak dan mengurus rumah dan ternak serta membantu suami mereka di sawah. Selain itu mereka juga membuat kerajinan tangan dengan merajut dan menenun di kain yang diwarnai secara alami. Dari hasil dari blogwalking saya tahu, ternyata sekarang peran para perempuan Black Hmong juga bertambah karena membantu perekonomian keluarga dengan menjual souvenir kepada turis.

Hmong 2

Oke, lanjut dengan perjalanan kami menuju Lao Cai Village. Sebenarnya, perjalanan sejauh 8 kilometer itu tidak terlalu menyulitkan apabila saya memilih alas kaki yang tepat. Tapi dengan ke-sotoy-an yang tiada tara, saya mengira bahwa sandal gunung adalah jawaban dari segala situasi. Hasilnya, jalan jadi terseok-seok dan kaki lecet-lecet. Beda dengan perempuan Black Hmong. Jalannya mereka lincah dan mantap. Mereka juga sesekali membantu memegang tangan saya ketika turun.

Di luar dari kaki lecet dan linu-linu, saya sangat suka dengan perjalanan ini. Kabut, pemandangan hijau-hijau sejauh mata memandang, melihat dari dekat kehidupan Black Hmong people, melihat rumah mereka, melihat cara mereka mewarnai kain, mendengar bahasa asing yang belum pernah saya dengar sama sekali. Pokoknya seru banget deh.

Hmong 3

Hmong 5

Oh iya, akhirnya saya tahu apa isi keranjang yang dibawa oleh para perempuan Black Hmong itu. Sesampainya kami di tempat makan siang, langsung kami diserbu oleh mereka. Mereka mengeluarkan souvenir dari keranjang dan menawarkannya kepada kami. Hampir seluruh turis yang makan disana dikelilingi oleh perempuan Black Hmong yang menawarkan dagangannya. Weww.

Saya salut juga sih sama para perempuan Black Hmong itu. Bayangin aja. Mereka berjalan sejauh 8 kilometer dengan membawa keranjang dan menempuh medan berat hanya untuk menawarkan dagangan mereka. Iya kalo mereka dapet turis yang tajir banyak duit. Nah kalo dapetnya turis-irit-budget kayak saya? Sepadan gak tuh ya dengan usaha mereka?

Tapi ya hidup memang begitu. Keras. Mungkin buat mereka lebih baik usaha begitu daripada duduk aja di rumah engga dapet apa-apa. Gak dimana-mana, supaya dapet lebih kita harus kerja lebih keras. ya nggak? 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s