Travel Writer Diaries 1.0

MasTeg

‘Catatan perjalanan unik, seru dan luar biasa tentang Indonesia. Begitulah tagline di sampul buku Travel Writer Diaries karangan Teguh Sudarisman. Mengenal baik Mas Teguh Sudarisman membuat saya yakin bahwa buku karyanya ini bukan sekedar buku traveling biasa. Pengalamannya menjadi seorang travel writer akan menambah semarak buku pertamanya ini, dan nyatanya saya pribadi cukup terpuaskan.

Membaca buku Travel Writer Diaries seakan membawa saya berpetualang bersama Mas Teguh karena tulisannya cukup detail mengemas segala yang dia lihat, dengar dan rasakan selama perjalanannya itu. Lebih istimewa lagi, di setiap tempat yang didatangi, Mas Teguh akan menyelipkan sejarah-sejarah atau cerita-cerita masa lalu tentang tempat tersebut. Sehabis saya membaca buku Travel Writer Diaries ini, saya jadi tahu cerita tentang relief di Tugu Raja Silahisabungan di Silalahi, cerita tentang Istana Kaibon di Banten sampai ke serba serbi tentang Salak Bali yang sangat menarik ketika Mas Teguh mengunjungi kebun salak di Karangasem, Bali.

Cerita tentang traveling tidak mesti tentang suatu tempat wisata saja. Ini yang selalu diingatkan oleh Mas Teguh dalam setiap Workshop Travel Writer yang diadakannya. Di Buku ini pun, selain tentang tempat wisata, Mas Teguh menulis tentang hal-hal lain seperti peternakan mutiara di Bali Utara sampai ke proses menumbuhkan terumbu karang. Melalui Buku Travel Writer Diaries ini Mas Teguh menemukan hal-hal menarik lain yang tidak ada di buku traveling lain. Contohnya saja ya, seingat saya belum ada buku traveling yang menulis tentang Kebun Raya Cibodas dengan tulisan menarik sehingga saya yang membacanya ingin berkunjung kesana.

Secara keseluruhan, cerita-cerita di Buku Travel Writer Diaries ini sangat menarik. Tetapi sayangnya, tulisan-tulisan tips di kotak diwarnai biru sehingga kurang nyaman membacanya. Dan seandainya foto-foto di dalam buku ini dibuat berwarna dan kualitas kertas yang sedikit lebih bagus, tentunya buku ini akan menjadi indah.

Oh iya, saya menyarankan bagi kamu yang ingin menjadi Travel Writer untuk membeli buku ini karena di bab terakhir Mas Teguh memberikan bonus tulisan tentang Travel Writer. Ayo, Keluarlah dan Tulis Ceritamu Sendiri!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s