Senja di Samalona

Pulau Samalona 1

Pulau Samalona terkenal dengan pantai pasir putihnya yang cantik dan keindahan bawah lautnya yang memesona. Ada satu lagi keindahan yang bisa didapat di Pulau Samalona yaitu Senjanya.

Dalam perjalanan ke Makassar beberapa waktu lalu, Saya dan Mitha Fadilla mengunjungi Pulau Samalona. Kami diantar oleh karib saya Bekti Triyono dan juga Mas Jupe, teman kantornya Bekti. Kami berempat start dari dermaga sekitar jam 2 siang. Agak kurang normal sih buat waktu kunjungan ke pulau. Kalau pengunjung normal dari pagi sudah nyebrang ke Pulau Samalona. Kata Bekti sih β€œkita kan mau nyari sunset, jadi jalannya sorean aja”. Okesip πŸ˜›

Untuk menuju Pulau Samalona kami naik kapal selama kurang lebih 25 menit. Beruntung cuaca sedang bersahabat. Air lautnya tenang dan langit cerah sehingga perjalanan kami lancar jaya. Dalam perjalanan kami juga melewati beberapa kapal besar yang sedang lepas jangkar di sekitar Pelabuhan Makassar.

Pulau Samalona 2

Tiba di Pulau Samalona kami disambut dengan pasir putihnya yang cantik. Air lautnya juga bening deh. Rasanya pengen langsung nyebur aja. Pulau Samalona ini tidak terlalu luas. Yah sekitaran dua hektaran lah ya. Tidak makan waktu lama untuk mengelilingi Pulau Samalona ini. Sewaktu menyusuri Pulau Samalona kami sempat diajak oleh penduduk setempat untuk melihat karang hidup di pinggir pantai. Pulau Samalona ini memang keren abis. Walaupun letaknya relatif dekat dengan pelabuhan paling sibuk di Makassar, air laut di Pulau Samalona bening dan bersih.

Saya langsung membandingkan Pulau Samalona dengan pulau yang terdekat dari Jakarta. Kalau dikira-kira, jarak dari dermaga penyeberangan ke Pulau Samalona mungkin sama dengan jarak dari Muara Kamal ke Pulau Kelor. Tapi bedanya jauh banget. Di Pulau Kelor air lautnya kotor dan keruh. Boro-boro deh ada karang hidup.

Pulau Samalona 3

Pulau Samalona ini memang sangat nyaman untuk dikunjungi. Pulaunya tenang dan pengunjungnya juga tidak terlalu banyak. Di pinggir pantai sudah tersedia beberapa pondokan untuk bersantai. Kami duduk-duduk santai minum air kelapa muda sambil memandang ke laut biru. Bosan duduk-duduk kami foto-foto. Kalau kamu berkunjung ke Pulau Samalona jangan lupa sedia memory card kamera yang banyak dan batere yang full karena kamu pasti bakalan foto-foto terus. Engga bosen foto-foto disini karena sangat fotogenik. Jadinya kayak foto-foto di kalender or di Majalah wisata gitu deh πŸ™‚

Tepat pukul 17.30 kami mulai beranjak menuju spot untuk menikmati matahari tenggelam. Kami menyaksikan matahari yang bulat sempurna itu pelan-pelan turun dan akhirnya menghilang di ujung samudera menyisakan sedikit lintasan jingga di langitnya. Kami menunggu sampai matahari benar-benar menghilang baru bergegas kembali ke perahu yang akan mengantar kami kembali ke Makassar.

Pulau Samalona 4

Pulau Samalona 5

Kunjungan kami ke Pulau Samalona memang sangat singkat tapi memberikan pengalaman yang luar biasa. Pulau Samalona langsung masuk dalam daftar tempat yang harus kembali saya kunjungi. Mungkin dibarengi dengan kunjungan ke Pulau Kodingareng Keke yang kabarnya tak kalah cantik. Ada yang mau ikut? πŸ™‚

Advertisements

3 thoughts on “Senja di Samalona

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s