Made Wahyuni

Travel, Food and Everything in Between

  • Jakarta
  • Kepulauan Seribu
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Bali
  • Sumatera
  • Kalimantan
  • Sulawesi
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Singapura
  • Vietnam
  • Personal
  • Publication
  • Portfolio
  • Contact
  • About

recent posts

  • Glamping di Leuweung Geledegan Ecolodge Bogor
  • Berwisata ke Faunaland dan Segarra Ancol
  • Berkunjung ke Scientia Square Park BSD
  • Da Nang Selayang Pandang
  • Belajar Masak di ABC Cooking Studio

about

  • Twitter
  • Facebook
  • Instagram
  • A Journey is Measured in …

    October 31, 2010

    Share this:

    • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Click to share on X (Opens in new window) X
    • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
    • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • Tirta Gangga

    October 31, 2010

    Salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Karangasem adalah Tirta Gangga. Taman air dan juga tempat pemandian ini berarsitektur campuran Bali dan Cina. Sesuai dengan namanya, hampir seluruh bangunannya terdiri dari kolam, menara air dan air mancur yang dihiasi dengan patung-patung beraneka bentuk. Pertamakali masuk, Anda akan disambut oleh 2 kolam di sisi kanan dan kiri yang banyak terdapat ikan mas  yang besar-besar. Ada sebuah menara air yang menjulang tepat di tengah-tengah yang dipagari dengan beberapa patung singa yang memancarkan air. Di dekat menara air ada sebuah kolam yang dihiasi dengan patung-patung dan juga beberapa pijakan berbentuk persegi sehingga Anda bisa mengelilingi kolam. Ada sebuah tempat pemandian yang bisa Anda coba tepat di belakang menara air. Untuk mencoba mandi di kolam ini dan merasakan kesegaran air Tirta Gangga, Anda hanya perlu membayar tiket seharga 8 ribu rupiah. Di kompleks utama terdapat sebuah rumah peristirahatan Raja Karangasem dan keluarganya.

    Share this:

    • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Click to share on X (Opens in new window) X
    • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
    • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • Menjelajah Desa Sawarna

    October 30, 2010

    DESA SAWARNA


    Apapun petualangan yang Anda pilih, susur pantai, menelusur gua ataupun trekking di areal persawahan dan pedesaan, akan Anda dapatkan di Desa Sawarna yang terletak di ujung Provinsi Banten dan bisa ditempuh dalam waktu 8 jam dari Jakarta.

    Pantai Ciantir

    Pantai Ciantir adalah pantai utama di Desa Sawarna yang bisa dicapai hanya dengan berjalan kaki selama kurang dari 10 menit saja. Pantai Ciantir merupakan pantai Laut Selatan yang berpasir putih dan memiliki garis pantai dengan panjang sekitar 3 km. Namun, seperti pantai Laut Selatan pada umumnya, Pantai Ciantir memiliki gelombang laut yang lumayan besar dan ganas. Pantai ini adalah tempat terbaik untuk mengawali petualangan Anda dengan menyaksikan matahari yang terbit di sela-sela pohon nyiur. Anda dan pasangan juga bisa melihat matahari yang tenggelam di laut lepas dari tepi Pantai Ciantir sebagai penutup petualangan. Selain itu, jajaran perahu nelayan sehabis melaut yang dicat dengan warna-warni cerah akan menambah kecantikan Pantai Ciantir. Sebagai salah satu pantai yang menjadi tempat favorit para peselancar mancanegara, Pantai Ciantir juga menyajikan pemandangan para peselancar yang sedang meliuk-liuk diantara ombak.

    Pantai Tanjung Layar

    Selain Pantai Ciantir, Desa Sawarna juga memiliki Pantai Tanjung Layar yang tidak kalah menarik dengan dua buah batu besar yang menyerupai layar kapal. Pantai ini bisa dicapai dengan berjalan kaki dari Pantai Ciantir. Dua batu besar nan megah dengan berlatarbelakang deretan karang pemecah ombak akan menyambut Anda dan pasangan di Pantai Tanjung Layar. Berfoto bersama pasangan di depan batu layar dengan latar belakang ombak mungkin akan menjadi dokumentasi bulan madu yang menarik. Anda suka mengoleksi fosil kerang? Anda bisa menemukan banyak sekali fosil kerang di pantai ini. Fosil kerang yang beraneka bentuk dan warna ini bisa Anda jadikan buah tangan untuk kerabat tersayan maupun hiasan di rumah.

    Pantai Legon Pari

    Jika Anda ingin mendapatkan pantai yang bersih dan sepi layaknya pantai pribadi, Pantai Legon Pari adalah pilihan yang terbaik. Namun sebelumnya Anda harus melewati rintangan pantai berbatu dan juga melewati Karang Bodas, karang besar yang menjorok ke laut. Jika Anda dan pasangan adalah penyuka tantangan sejati, akan merasakan adrenalin yang perlahan naik disini, ketika harus melangkah hati-hati di batuan yang licin dan sesekali dihempas ombak.

    Sama seperti pantai lainnya di Desa Sawarna, Pantai Legon Pari berpasir putih dan lembut. Pantai ini relatif cukup sepi dari pengunjung, hingga seolah-olah Anda sedang berada di pantai pribadi saja. Di Pantai Legon Pari Anda bisa bermain air di tepi pantai atau sekedar duduk-duduk santai di pasir putih nan lembut sambil melepas dahaga dengan air kelapa muda yang segar. Pemandangan ke laut lepas dengan ombak yang tak jemu-jemu menghempas pantai akan Anda dapatkan disini, ditambah bonus pemandangan Pantai Taraje di kejauhan.

    Gua Lauk

    Anda belum puas mengeksplorasi Desa Sawarna? Nah, mungkin kegiatan selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah menyusuri Gua Lauk. Siapkan stamina Anda dan pasangan karena dibutuhkan waktu  sekitar 1 jam perjalanan untuk mencapai Gua Lauk. Jangan khawatir, selama perjalanan menuju Gua Lauk, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan hamparan sawah yang menguning dengan sungai yang mengalir dengan jernih khas pemandangan pedesaan. Keunikan Gua Lauk adalah banyaknya stalaktit. Stalaktit merupakan batu berbentuk kerucut yang menggantung di langit-langit gua yang terbentuk dari tetesan air dari atap gua yang mengkristal.

    Trekking

    Ada pilihan kegiatan lain bagi Anda dan pasangan di Desa Sawarna yaitu trekking di areal persawahan dan pedesaan Sawarna. Pemandangan yang biasanya hanya bisa Anda dapatkan di lukisan-lukisan atau foto-foto kalender bisa didapatkan langsung disini. Hamparan sawah yang mulai menguning, para petani yang sedang mengerjakan sawah mereka adalah ilustrasi alam yang sangat menghangatkan mata Anda. Anda dan pasangan bisa beristirahat di gubuk-gubuk kecil yang tersebar di areal persawahan sambil menghirup udara segar pedesaaan. Anda juga bisa menyusuri jalanan pedesaan dan berinteraksi dengan penduduk Desa Sawarna yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak ini.

    *Artikel Desa Sawarna pernah dimuat di Majalah Sekar dan Majalah Mahligai

    Share this:

    • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Click to share on X (Opens in new window) X
    • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
    • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • Berdoa untuk Mentawai dan Merapi

    Berdoa untuk Mentawai dan Merapi

    October 26, 2010

    Indonesia dilanda bencana. Setelah tadi malam Kepulauan Mentawai diguncang gempa dan tsunami yang membuat korban berjatuhan, tadi sore Gunung Merapi pun meletus. Saya berdoa untuk seluruh masyarakat Mentawai dan warga disekitar Gunung Merapi yang menjadi korban. Semoga Tuhan selalu melindungi mereka dan ketabahan mereka tidak pernah putus. Percayalah, esok hari mentari pagi akan membuat segalanya menjadi lebih baik.

    Ah, saya belum pernah ke Kepulauan Mentawai dan Gunung Merapi 😦

    Location : Krakatau

    Share this:

    • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Click to share on X (Opens in new window) X
    • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
    • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • Mencicipi Susu Kambing Ettawa

    October 24, 2010

    Saya termasuk salah seorang penyuka susu. Susu cair, susu bubuk, susu sapi, susu basi (yoghurt) semua rasa, saya pasti suka. Tapi Susu Kambing?

    Perkenalan pertama saya dengan Susu Kambing adalah sewaktu ikut meliput kuliner di daerah Condet bersama Hafida Meutia dan Mas Teguh Sudarisman. Di Jalan Raya Condet, tepatnya di samping Mesjid Assolihin, ada satu penjual Susu Kambing Ettawa. nama Ettawa adalah nama jenis kambingnya, yang berasal dari India. Di warung ini dijual Susu Kambing dengan berbagai rasa, dari mulai rasa coklat hingga ke rasa kopi jahe. Hmm…menurut Saya, Susu Kambing tidaklah seenak Susu Sapi. Susu Kambing rasanya masi berbau kambing, dan jika didiamkan beberapa saat akan muncul sebentuk lemak diatasnya. Rasa kambingnya lumayan tersamarkan jika kita memesan Susu Kambing rasa Kopi Jahe.

    Susu Kambing ettawa ini didapatkan langsung dari peternakan kambing di Ciapus – Bogor. Biasanya susu kambing Ettawa ini disimpan dulu di dalam freezer karena akan lebih tahan selama 21 hari dibandingkan jika tidak didinginkan yang hanya tahan 2 jam saja. Setelah ditaruh di freezer, jika ingin digunakan, Susu Kambing ini dipanaskan di dalam suhu 40 – 60 derajat Celcius. Layaknya susu lainnya, Susu Kambing Ettawa juga berkhasiat tinggi,, khususnya untuk kecantikan dan peremajaan kulit. Selain itu juga berkhasiat untuk penyakit asam urat, TBC, Anemia dan Diabetes.

    Berani mencoba? Datang saja langsung ke Warung Susu Kambing Ettawa di Jalan Raya Condet dan pesan rasa yang sesuai dengan seleramu 🙂

    Share this:

    • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Click to share on X (Opens in new window) X
    • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
    • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • Pantai Amed Bali

    October 24, 2010

    Pantai Amed adalah salah satu pantai yangterletak di Bali Timur. Walaupun berpasir hitam, tetapi Pantai Amed memiliki keindahan bawah lautnya yang menawan. Pantai Amed cukup dekat dengan desa saya di Kesimpar, hanya 10 menit naik motor. Pantai Amed juga sering dijadikan tempat pelaksanaan upacara agama oleh desa sekitarnya. Nah, buat yang punya rencana mengunjungi Bali, jangan lupa masukkan Pantai Amed didaftarmu yaa 🙂

    Share this:

    • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Click to share on X (Opens in new window) X
    • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
    • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • There Are No Foreign Lands

    October 16, 2010

    Share this:

    • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Click to share on X (Opens in new window) X
    • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
    • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • Pantai Beach Club Tanjung Lesung

    October 16, 2010

     

    Beach Club adalah salah satu pantai yang ada di Tanjung Lesung. Spot snorkeling yang bagus, pasir putih yang bersih dan laut yang tenang ada disini. Kamu bisa snorkeling, main jetski, Banana Boat, atau sekedar bersantai di Hammock ditemani angin sepoi-sepoi. Pengen nginep juga bisa kok, ada Beach Campnya lohh 🙂

    Share this:

    • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Click to share on X (Opens in new window) X
    • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
    • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • Melihat Dari Dekat Kebun Jamur Tiram

    October 7, 2010

    Sewaktu perjalanan saya ke Kampung Awan, Saya untuk pertamakalinya melihat perkebunan jamur. Perkebunan Jamur Tiram di Desa Sinargalih, Mega Mendung – Bogor ini “hanya” berupa sebuah gubuk kayu seluas 12×20 meter. Didalam gubuk kayu terdapat sekitar 14 rak yang berbentuk 2 barisan yang masing-masing terdapat 3 tingkat. Semua rak kayu ini sebagian berisi jamur-jamur yang sudah mulai berkembang dan sebagian lagi hanya berisi plastik-plastik yang berisi kayu. Udara di dalam kebun jamur ini lembab dan berbau tidak sedap. Saya saja tidak kuat berlama-lama di dalamnya.

    Jamur Tiram dibudidayakan dengan media bahan baku serbuk gergaji dari Kayu Sengun. Serbuk gergaji ini dimasukkan ke dalam plastik sepanjang 50 cm. Setelah diberi bibit dan bahan kimia, plastik-plastik ini dibiarkan di rak hingga satu bulan lamanya. Setelah satu bulan hingga 50 hari jamur mulai tumbuh dan lansung dapat dipanen. Jamur Tiram akan tumbuh terus-menerus, tetapi biasanya setelah 3 bulan jamur sudah mulai sedikit dan medianya perlu diganti. Biasanya jamur yang siap panen adalah jamur yang mempunyai kelopak lebar. Makin lebar jamurnya maka harganya semakin mahal. tetapi jika kelopak jamur ada yang robek, maka harganya akan turun.

    Setiap hari Kebun Jamur Tiram ini bisa memanen hingga 5 kilogram jamur. Jamur yang dihargai per kilonya Rp 10.000 ini biasanya dijual ke daerah Gadog. Jamur Tiram kuat disimpan hinga 4-5 hari jika disimpan di kulkas. Jamur Tiram enak dibuat sayur tumis atau masakan lain. Kandungan gizi Jamur Tiram tinggi, loh. Selain mengandung protein, Jamur Tiram juga kaya vitamin dan mineral serta rendah lemak. Dengan kandungan gizinya, jamur Tiram berkhasiat menurunkan kolesterol selain dipercaya mempunyai khasiat obat untuk penyakit lever dan diabetes.

    Share this:

    • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Click to share on X (Opens in new window) X
    • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
    • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
  • Kampung Awan Nan Menawan

    October 5, 2010

    Mendengar namanya saja pasti Anda sudah tertarik untuk berkunjung.  Kampung Awan adalah sebuah tempat yang indah, tenang, dikelilingi awan putih yang kontras dengan latar langit yang biru yang berada di Kota Bogor, Jawa Barat.

    Kampung Awan adalah pilihan tepat untuk  menghabiskan waktu bersama pasangan bagi Anda yang ingin kembali ke alam bebas dengan udara yang sejuk dan dingin khas daerah Mega Mendung. Kampoeng Awan sangatlah strategis karena terletak paling atas di daerah Mega Mendung sehingga kita dapat melihat seluruh kota Bogor dan Ciawi dan juga pemandangan tiga gunung yaitu Gunung Salak, Gunung Gede dan Gunung Prangrango. Kampung Awan adalah areal seluas 3,5 hektar yang terbagi atas 4 camp site yang bisa dipergunakan untuk menginap. Jangan bayangkan berkemah di Kampung Awan ribet dan tidak nyaman. Justru sebaliknya. Disini sudah disediakan tenda yang nyaman lengkap dengan dengan matras, sleeping bag dan bantal. Tendanya pun dapat menahan udara dingin di Kampung Awan sehingga Anda tetap merasa hangat di dalam tenda.

    Pemandangan di Kampung Awan sangat menakjubkan. Di siang hari, langit biru cerah dengan hiasan gumpalan awan putih saling berkejaran dengan latar belakang Gunung Salak. Udara pegunungan yang sejuk dan menyegarkan dan hamparan pepohanan nan hijau menjadi bonusnya. Jangan lewatkan matahari tenggelam di Kampung Awan. Warna jingga di sela-sela awan Gunung Salak merupakan pemandangan yang sangat syahdu. Mata Anda akan dimajakan dengan warna-warna hijau dari pepohonan yang ditanam oleh pemilik Kampung Awan sebagai aktivitas penghijauan. Anda juga bisa ikut melakukan penghijauan disini dengan menanam salah satu diantara pohon Damar, pohon Jati Sumatera ataupun Pohon Meranti. Jika cuaca sudah menjelang sore, kampung Awan akan diselimuti kabut dan awan putih yang sangat dekat sehingga seolah dapat Anda genggam saja. Selepas dari beraktivitas, Anda bisa duduk-duduk ditemani matahari tenggelam dan selepas senja pemandangan lampu-lampu dari rumah penduduk sangat indah.

    Ada beberapa kegiatan bersama pasangan yang dapat Anda lakukan di Kampung Awan yang sarat dengan pengetahuan. Anda bisa trekking menyusuri jalan-jalan pedesaan untuk melihat proses pembuatan jamur Tiram. Jamur Tiram adalah jamur putih yang dapat dimakan yang tumbuh dari serbuk sisa gergaji kayu Sengun. Selain perkebunan Jamur Tiram Anda juga bisa melihat kebun organik di daerah Cipendawa yang dikelola oleh Kelompok Tani Megamendung. Disini Anda akan diajak berkeliling kebun dan mendapatkan pengetahuan seputar pertanian sayur dan buah-buahan organik yang akan dijelaskan langsung secara lengkap oleh pengelola kebun, Bapak Yuhan Subrata. Selesai berkeliling di kebun organik Anda dapat membeli sayur mayur dan buah-buahan organik yang siap dipanen sebagai buah tangan untuk keluarga dan teman Anda.

    Tidak jauh dari kampung Awan, ada obyek wisata lain yaitu Curug Panjang. Curug Panjang adalah obyek wisata yang telah dikelola dengan baik sehingga mudah untuk mencapainya. Dari tempat parkir mobil dan motor, Anda harus jalan kaki untuk menuju Curug Panjang. Perjalanan Anda ini akan terbayar dengan pemadangan Curug Panjang dan airnya yang segar yang menggoda untuk kita berenang. Berenang di Curug panjang adalah aktivitas yang tepat setelah seharian Anda menyusuri Kampung Awan. Tetapi, jika Anda ingin mengunjungi Curug Panjang disarankan jangan terlalu sore karena di sore hari biasanya hujan akan turun deras sehingga mengurangi kenyamanan Anda di Curug Panjang.

    *artikel ini pernah dimuat di Majalah Mahligai edisi Agustus 2010

    Share this:

    • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
    • Click to share on X (Opens in new window) X
    • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
    • Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
    • Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
    • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
    Like Loading…
Previous Page Next Page

Blog at WordPress.com.

Privacy & Cookies: This site uses cookies. By continuing to use this website, you agree to their use.
To find out more, including how to control cookies, see here: Cookie Policy
 

Loading Comments...
 

    • Subscribe Subscribed
      • Made Wahyuni
      • Join 73 other subscribers
      • Already have a WordPress.com account? Log in now.
      • Made Wahyuni
      • Subscribe Subscribed
      • Sign up
      • Log in
      • Report this content
      • View site in Reader
      • Manage subscriptions
      • Collapse this bar
    %d