Menjelajah Desa Sawarna

DESA SAWARNA


Apapun petualangan yang Anda pilih, susur pantai, menelusur gua ataupun trekking di areal persawahan dan pedesaan, akan Anda dapatkan di Desa Sawarna yang terletak di ujung Provinsi Banten dan bisa ditempuh dalam waktu 8 jam dari Jakarta.

Pantai Ciantir

Pantai Ciantir adalah pantai utama di Desa Sawarna yang bisa dicapai hanya dengan berjalan kaki selama kurang dari 10 menit saja. Pantai Ciantir merupakan pantai Laut Selatan yang berpasir putih dan memiliki garis pantai dengan panjang sekitar 3 km. Namun, seperti pantai Laut Selatan pada umumnya, Pantai Ciantir memiliki gelombang laut yang lumayan besar dan ganas. Pantai ini adalah tempat terbaik untuk mengawali petualangan Anda dengan menyaksikan matahari yang terbit di sela-sela pohon nyiur. Anda dan pasangan juga bisa melihat matahari yang tenggelam di laut lepas dari tepi Pantai Ciantir sebagai penutup petualangan. Selain itu, jajaran perahu nelayan sehabis melaut yang dicat dengan warna-warni cerah akan menambah kecantikan Pantai Ciantir. Sebagai salah satu pantai yang menjadi tempat favorit para peselancar mancanegara, Pantai Ciantir juga menyajikan pemandangan para peselancar yang sedang meliuk-liuk diantara ombak.

Pantai Tanjung Layar

Selain Pantai Ciantir, Desa Sawarna juga memiliki Pantai Tanjung Layar yang tidak kalah menarik dengan dua buah batu besar yang menyerupai layar kapal. Pantai ini bisa dicapai dengan berjalan kaki dari Pantai Ciantir. Dua batu besar nan megah dengan berlatarbelakang deretan karang pemecah ombak akan menyambut Anda dan pasangan di Pantai Tanjung Layar. Berfoto bersama pasangan di depan batu layar dengan latar belakang ombak mungkin akan menjadi dokumentasi bulan madu yang menarik. Anda suka mengoleksi fosil kerang? Anda bisa menemukan banyak sekali fosil kerang di pantai ini. Fosil kerang yang beraneka bentuk dan warna ini bisa Anda jadikan buah tangan untuk kerabat tersayan maupun hiasan di rumah.

Pantai Legon Pari

Jika Anda ingin mendapatkan pantai yang bersih dan sepi layaknya pantai pribadi, Pantai Legon Pari adalah pilihan yang terbaik. Namun sebelumnya Anda harus melewati rintangan pantai berbatu dan juga melewati Karang Bodas, karang besar yang menjorok ke laut. Jika Anda dan pasangan adalah penyuka tantangan sejati, akan merasakan adrenalin yang perlahan naik disini, ketika harus melangkah hati-hati di batuan yang licin dan sesekali dihempas ombak.

Sama seperti pantai lainnya di Desa Sawarna, Pantai Legon Pari berpasir putih dan lembut. Pantai ini relatif cukup sepi dari pengunjung, hingga seolah-olah Anda sedang berada di pantai pribadi saja. Di Pantai Legon Pari Anda bisa bermain air di tepi pantai atau sekedar duduk-duduk santai di pasir putih nan lembut sambil melepas dahaga dengan air kelapa muda yang segar. Pemandangan ke laut lepas dengan ombak yang tak jemu-jemu menghempas pantai akan Anda dapatkan disini, ditambah bonus pemandangan Pantai Taraje di kejauhan.

Gua Lauk

Anda belum puas mengeksplorasi Desa Sawarna? Nah, mungkin kegiatan selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah menyusuri Gua Lauk. Siapkan stamina Anda dan pasangan karena dibutuhkan waktu  sekitar 1 jam perjalanan untuk mencapai Gua Lauk. Jangan khawatir, selama perjalanan menuju Gua Lauk, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan hamparan sawah yang menguning dengan sungai yang mengalir dengan jernih khas pemandangan pedesaan. Keunikan Gua Lauk adalah banyaknya stalaktit. Stalaktit merupakan batu berbentuk kerucut yang menggantung di langit-langit gua yang terbentuk dari tetesan air dari atap gua yang mengkristal.

Trekking

Ada pilihan kegiatan lain bagi Anda dan pasangan di Desa Sawarna yaitu trekking di areal persawahan dan pedesaan Sawarna. Pemandangan yang biasanya hanya bisa Anda dapatkan di lukisan-lukisan atau foto-foto kalender bisa didapatkan langsung disini. Hamparan sawah yang mulai menguning, para petani yang sedang mengerjakan sawah mereka adalah ilustrasi alam yang sangat menghangatkan mata Anda. Anda dan pasangan bisa beristirahat di gubuk-gubuk kecil yang tersebar di areal persawahan sambil menghirup udara segar pedesaaan. Anda juga bisa menyusuri jalanan pedesaan dan berinteraksi dengan penduduk Desa Sawarna yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak ini.

*Artikel Desa Sawarna pernah dimuat di Majalah Sekar dan Majalah Mahligai

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s